Dalam kepercayaan masyarakat luas, praktik santet masih cukup banyak dilakukan. Santet adalah praktik ilmu sihir yang sering digunakan untuk menyerang dan menyakiti seseorang.
Dalam berbagai praktik ilmu santet seringkali menggunakan media tertentu untuk memenyerang orang tertentu.
Motip seseorang dalam melakukan santet ada bermacam-macam, seperti iri,sakit hati, tersaingi ataupun untuk menaklukan hati seseorang.
Pelaku santet seringkali menggunakan benda-benda tertentu dalam menjalankan aksinya, beberapa benda tersebut bahkan sering kita temui di sekitar kita.
Dilansir dari kanal YouTube Kang Sudiro, berikut merupakan 5 benda dan hewan yang digunakan para pelaku santet dalam menjalankan aksinya.
Hewan melata
Praktik santet tidak selalu berupa benda gaib, tetapi ada juga santet yang mengunakan hewan sebagai alat perantara.
Hewan-hewan berbahaya atau yang dijinakan biasanya dikirim pelaku santet, kemunculannya hewan tidak wajar dan masif.
Pelaku santet akan mengirim hewan melata berupa ular,kalajengking, kelabang, cacing, dan sebagainya.
Hewan-hewan ini akan muncul secara rutin di dalam rumah si target santet, umumnya hewan-hewan ini akan muncul di kamar tidur atau kamar mandi.
Jika hewan yang datang adalah ular maka segera usir sebanyak 3 kali, jika masih kembali maka bunuh dan bakar sambil membacakan ayat kitab suci, karena hewan tersebut merupakan kiriman santet atau ilmu hitam yang sengaja dikirim untuk kamu.
Tanah kuburan
Tanah kuburan ini digunakan sebagai perantara pelancar praktik ilmu hitam dan santet, biasanya tanah kuburan dibungkus dengan potongan kain kafan.
Pelaku santet akan mengirim benda tersebut saat malam hari, biasanya benda santet ini sering disebut banaspati atau bola api. Jenis santet ini bertujuan untuk merusak rumah tangga orang.
Rajah
Rajah adalah benda yang dipakai para pelaku santet, benda ini berbentuk kertas dengan tulisan acak huruf arab kadang tulisan pada benda ini dibentuk seperti bentuk manusia, hewan atau pola tertentu. Dalam Islam rajah adalah bagian dari prakterk ilmu hitam atau sihir yang tercela.
Ikatan tamali (buhul-buhul)
Hampir semua praktik santet melakukan perjanjian dengan jin menggunakan benda buhul. Buhul adalah ikatan yang didalamnya terdapat perjanjian dengan jin, benda ini ukurannya kecil sekali bahkan tali yang dipakai biasanya seperti rambut dan benang.
Paling mengerikan dari benda ini adalah pelaku santet atau ilmu hitam tidak akan meletakan benda ini di tempat yang mudah dijangkau.
Biasanya benda atau alat santet ini akan diletakan di pondasi bangunan, dimasukan ke botol dan dilempar ke laut, diletakan di dasar sumur, atau rumah kosong.
Boneka santet
Praktik santet yang menggunakan boneka sebagai alat biasanya bertujuan untuk membuat malapetaka bagi korban santet. Biasanya berupa serangan fisik, mental, dan sebagainya. Syarat parktik santet ini sangat mudah yaitu sesuatu yang ada dalam diri korban yang mau di santet.Biasnya si pelaku santet yang memakai benda boneka ini hanya bermodal rambut, foto, kuku, darah, dan lain-lain.***




.jpg)
Comments